
Senin, 07 Januari 2008
Pilkada Tangerang

Senin, 31 Desember 2007
Pe-Er di Hari Terakhir 2007
Meniti Jejak 2007, hal-hal yang telah dilakukan selama tahun 2007, baik itu yang baik maupun yang buruk : (Kaleidoskop 2007)
1. Januari 2007 Nay baru usia 2 bulan, wah tiap hari begadang terus, Malam jadi siang, siang jadi malam (kyk puisi aja). Hampir sebulan Nay kalo malam gak mau tidur, maunya main dan digendong.Tapi Alhamdulillah sekarang tidak dengan nyenyaknya tidur dibox sendiri, tanpa ganggu bunda & ayah.Paling kalo mau mimi susu.
2.Februari 2007, badan masih melar maklum waktu hamil Nay naik 20Kg.Tapi sudah ditelponin terus biar masuk kerja lagi,padahal bunda maunya cuti selamanya untuk ngurus Nay.Bahkan si boss sampe nawarin antar jemput sopir loh.
3.Ada yang nawarin untuk kerja di LN, tapi maaf bunda gak mau jauh sama Nay & Ayah, prinsip bunda : Mangan ora Mangan Ngumpul ( Makan tidak makan ya harus makan dong kan lapar, tapi kumpul bareng Nay & Ayah gitu loh).
4. April 2007, Mertua perempuan (Ibunya si ayah) meninggal dunia mendadak, padahal paginya kita masih telponan dan si ibu sehat2 aja.hik...sedih..apalagi suamiku ya.Akhirnya langsung pesan tiket garuda ke batam untuk pulang ke Selat Panjang.
5. Klinik si Ayah selesai juga di renovasi, Alhamdulillah jadi lebih luas dan garasi juga lebih luas dech...Nay bisa main sepeda disana.
6. Iseng liat blog, akhirnya mau coba buat.Gak nyangka jadi banyak teman yang baik hati seperti Jeng Ani, Dessy, Simbok, Bunda Azra dan masih banyak lagi.
7. September 2007, bunda ultah, tapi si ayah pura2 lupa (lupa beneran kali), sbel banget.Dari pagi diam aja gak ada ucapan selamat.Malah ucapan selamat datang dari teman2 bunda. Tapi malamnya waktu mau tidur si ayah kasih kejutam dengan memberikan kado cincin untuk bunda.Wuuahhh thanks ya my love.
8. Sholat malam bunda jadi bolong2 dan jarang tadarrus alquran lagi.
9. November 2007, Nay ulang tahun yang pertama, Alhamdulillah semua tetangga dan saudara datag semua.Ramai banget...semoga menjadi anak yang sholehah dan berbakti kepada ayah bunda dan berguna bagi semua. Tapi ayah kasih kejutan dengan memberikan Nay kado sebuah mobil baru.
10. Desember 2007,si Apak (bapaknya bunda) Jatuh diteras depan ketika cuci kaki.Persendian kaki dari panggul ke paha lepas, sampai sekarang belum bisa berjalan karena sudah usia 75 tahun jadi agak lama penyembuhan tulangnya,kata si ayah minimal enam bulam. Semoga lekas sembuh ya pak...bunda udah belikan kursi roda untuk si apak, biar bisa jalan2 kedepan rumah jangan tiduran terus.kasihan...jadi sedih liatnya.Biasanya jadi imam mesjid,dan gendong2 Nay jalan2.
Lempar ke siapa ya peernya??? Papa Ipam aja deh...
Kamis, 27 Desember 2007
Jauhkan Bayi dari TV

Meski sudah banyak diciptakan acara khusus televisi dan rancangan film untuk bayi, tetap tak bisa mengubah pemikiran bahwa televisi bisa membawa dampak buruk bagi otak si kecil. Menurut sejumlah dokter spesialis yang dimuat dalam majalah kedokteran Jerman awal pekan ini secara tegas menyebutkan bahwa televisi secara mendasar tidak baik bagi otak bayi.
"Acara khusus televisi dan DVD rancangan khusus bagi bayi yang mengklaim dapat meningkatkan perkembangan otak secara nyata lebih membawa pengaruh buruk bagi perkembangan otak bayi," demikian pernyataan dokter ahli yang dimuat dalam majalah Neu-Isenburg.
Bayi belajar mengalami gangguan dari televisi, kata laporan ilmuwan yang mengacu kepada daya kerja otak yang merupakan penelitian Profesor Manfred Spitzer dari Ulm. Menurut Manfred Spitzer bayi tak dapat memproses rangkaian dari tampilan benda maupun suara dari televisi.
Spitzer mengatakan dalam satu penelitian di Amerika Serikat sekelompok bayi yang memiliki kisaran umur sembilan hingga 12 bulan dibacakan cerita dalam bahasa China sementara sekelompok bayi lainnya mendengarkan cerita yang sama dari sebuah televisi.
Bayi-bayi dari kelompok pertama dalam waktu dua bulan berselang dapat mengenali suara dalam bahasa China namun kelompok dua yang melulu hanya mendengarkan dan melihat tampilan layar di televisi tidak mempelajari apapun.
Para peneliti otak mengatakan bahwa letak televisi yang salah dapat berbahaya apabila seorang dewasa membacakan cerita bagi bayinya. Menurut satu penelitian lainnya yang melibatkan 1000 keluarga yang memiliki bayi dengan kisaran usia delapan hingga 16 bulan yang secara berkala dibacakan cerita, maka anak-anak tersebut mengenali atau mengetahui jumlah kata 8 persen lebih banyak dari rata-rata.
Jumlah perbendaharaan kata anak-anak yang banyak melihat acara Baby TV atau DVD yang khusus diperuntukkan bagi bayi adalah 20 persen lebih rendah dari jumlah kata yang dimiliki anak-anak secara rata-rata.(Sumber:http://KapanLagi.com)
Wah bagaimana nih untuk para orang tua??? Nay aja paling suka nonton VCD Barney & Elmo loh.
Rabu, 26 Desember 2007
Nayla Go To Zoo
Akhirnya kita memutuskan pergi jalan-jalan ke Taman Safari. Sebelumnya Nay bobo dulu supaya dijalan tidak rewel Jam 10 pagi kita berangkat, semua perbekalan Nay sudah siap.Susu, jeruk peras,buah pepaya &mangga kesukaan Nay dan makanan kecil cemilan Nay dijalan.
Alhamdulillah diperjalanan lancar karena tol terus, macet ketika keluar tol ciawi, biasa hari minggu puncak selalu macet, walau macet kita tetap senang kok.
Sebelum menuju Taman Safari kita makan siang dulu di rumah makan sunda Saung Kuring, wah...enak banget (apa kebetulan sudah pd lapar). Restaurannya bersih dan ada live musiknya juga seperti pengamen lengkap dengan alat2 musiknya.Dan yang paling bunda senang ada tempat mainan anak-anak, jadi bunda dan ayah gantian ajak Nay main perosoton dan ayunan.
Nih lihat deh...gaya Nayla waktu main sama ayah & bunda

Setelah selesai makan,kami kembali melanjutkan perjalan, tiba juga diTaman Safari.Sebelum masuk bunda beli wortel untuk makan binanatag didalam,karena
di Taman Safari semua binatang berkeliaran liar, jadi kita melihatnya didalam mobil.Wah Nay senang banget kasih makanan binatang dijendela mobil,bunda sampai gak sempat foto.
Nah di bawah ini sebagian foto-foto waktu kami weekend :


Selasa, 11 Desember 2007
Resep Menjadi Orangtua Efektif
Pertama, kenali anak Anda. Apakah dia pemalu atau periang. Kemudian perlakukan anak Anda sesuai dengan karakternya, jangan paksa anak untuk menjadi karakter lainnya.
Kedua, jangan cuek saat anak berlaku manis dan baik. Berikan pujian terhadap semua hal yang dia lakukan. Hal-hal kecil saja. Jika dia melakukannya dengan baik, jangan tunda lagi, langsung berikan pujian.
Ketiga, anak harus dilibatkan dalam kegiatan dan keputusan keluarga. Tentu saja orangtua harus menyesuaikan porsinya dengan usia anak. Misalnya, membahas soal liburan bersama dan memberi anak tugas rumah tangga yang bersifat ringan.
Keempat, manfaatkan kesempatan untuk mendekatkan diri dengan anak. Bahkan saat Anda berada di tengah kemacetan, manfaatkan waktu itu sebaik-baiknya untuk menelepon anak. Jika ada waktu menonton televisi bersama, gunakan untuk menanamkan nilai pada anak.
Kelima, sediakan waktu khusus untuk berdua saja dengan anak. Misalnya dengan mengantar atau menjemput dari sekolahnya.
Keenam, disiplin harus ditegakkan. Anda juga harus memastikan disiplin versi Anda sama dengan disiplin versi pengasuh anak atau pasangan Anda. Namun, jangan menjadikan disiplin sebagai teknik mendidik anak yang utama. Akibatnya orangtua akan mengutamakan hukuman dan kekerasan dalam mendidik anak.
Ketujuh, jadilah contoh yang baik bagi anak. Sebab anak adalah peniru ulung dan menjadikan orangtua sebagai polanya. Jika ingin anak yang ceria, ya kita juga harus ceria. Jika tidak ingin anak autis, ya cerewetlah juga sesekali.
Kedelapan, ungkapkan kasih sayang Anda. Jangan anggap enteng dengan menganggap anak sudah pasti tahu dengan sendirinya. Kata-kata, belaian, pelukan, dan ciuman punya arti penting bagi mereka. Anda juga bisa memberikan surat pendek sekedar "Bunda sayang kamu” atau memberikan gambar bunga atau hati dengan pesan ”bunga untuk anak Bunda”, dan lain sebagainya.
Kesembilan, perhatikan komunikasi dengan anak. Jangan lupa, kontak mata mempunyai pengaruh yang penting untuk urusan ini. Kalau Anda teriakkan aturan atau perintah dari ruangan lain, itu tidak akan efektif. Jangan sampai Anda memberitahukan sesuatu dengan berteriak atau mengomel.
Kesepuluh, jangan sampai Anda menyelesaikan masalah ketika Anda sedang marah. Sebab jika kata-kata menyakitkan Anda lontarkan, sangat mungkin kata-kata itu akan membekas di benak anak. Ingat, jadilah contoh bagi anak Anda.
Semoga kita menajadi orang tua panutan bagi anak-anak kita.
Sumber : info-sehat.com





